Jumat, 30 Desember 2016

LEMBAGA PEMERINTAHAN NON KEMENTRIAN

Lembaga pemerintahan non kementrian merupakan lembaga negara yang dibentuk untuk membantu presiden dalam melaksanakan tugas pemerintahan tertentu. Lembaga non kementrian berda di bawah persiden dan bertanggung jawab langsung kepada presiden melalui mentri atau penjabat setingkat mentri yang terkait.
Keberadaan LPNK diatur oleh peraturan presiden republic Indonesia, yaitu kepres Indonesia nomor 103 tahun 2001 tentang kedudukan, tugas, fungsi,  kewenangan, susunan organisasi dan tata kerja LPNK.
Daftar LPNK yang ada di Indonesia, yaitu:
1)      Arsip nasional republic Indonesia (ANRI), dibawah koordinasi mentri perdayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi.
2)      Badan informasi geospasial (BIG)
3)      Nadan intelejen negara (BIN)
4)      Badab kependudukan dan keluarga berencana nasional
5)      Badan koordinasi penanaman modal
6)      Badan koordinasi survey dan pemetaan nasional
7)      BMKG
8)      BNN
9)      Badan nasional penanggulangan bencana
10)   Badan nasional penanggulangan terorisme
11)   Badan pengawas obat dan makanan
12)   Badan pengawas tenaga nuklir
13)   Badan pengawasan keuangan dan pembangunan
14)   Badan pengendalian dampak lingkungan
15)   Badan pengkajian dan penerapan teknologi
16)   Badan perencanaan pembangunan nasional
17)   Badan pertahanan nasional
18)   Badan pusat statistic
19)   Badan SAR nasional
20)   Badan tenaga nuklir nasional
21)   Badan urusan logistic
22)   Lembaga ketahanan nasional
23)   Lembaga kebijakn pengadaan barang
24)   Lembaga sandi negara

25)   Perpustakaan nasional republic indonesia

Prinsip-prinsip demokrasi


Demokrasi sebagai system politik yang saat ini dianut oleh sebagian besar negara didunia tentu memiliki prinsip-prinsip yang berbeda dengan system yang lain. Henry B. Mayo sebagaimana dikutip oleh Miriam budiarjo dalam bukunya yang berjudul dasar-dasar ilmu politik (2008: 118-119) engungkapkan prinsip demokrasi yang akan mewujudkan suatu system politik yang demokratis.
Adapun prinsip-prinsip tersebut antara lain:
a.       Menyelesaikan perselisihan dengan damai dan secara melembaga
b.      Menjamin terselenggaranya perubahan secara damai dalam suatu masyarakat yang sedang berubah
c.       Menyelenggarakan pergantian pemimpin secara teratur
d.      Membatasi pemakaian kekerasan sampai minimum
e.      Mengakui serta menganggap wajar adanya keanekaragaman
f.        Menjamin tegaknya keadilan
Kemudian menurut alamudi sebagaimana dikutif ole sri mulyani dan saefullah dalam bukunya yang berjudul ilmu kewarganegaraan (2006:84)
Suatu negara dapat disebut berbudaya demokrasi apabila memiliki soko guru semokrasi sebagai berikut.
a.       Kedaulatan rakyat
b.      Pemerintahan berdasarkan persetujuan dari yang diperintahkan dari yang diperintahkan
c.       Kekuasaan maoritas
d.      Hak-hak minoritas
e.      Jaminan hak-hak asasi manusia.
f.        Pemilihan yang bebas dan jujur.
g.       Persamaan didepan hokum.
h.      Proses hokum yang wajar.
i.         Pembatasan pemerintahan secara konstitusional.
j.        Pluralism sosial, ekonomi, dan politik.
k.       Nilai-nilai toleransi, pragmatism, kerja sama dan mufakat.

Prinsip-prinsip demokrasi yang diuraikan di atas sesungguhnya merupakan nilai-nilai yang diperlukan untuk mengembangkan suatu bentuk pemerintahan yang demokratis. Bersdasarkan prinsip-prinsip inilah, pemerintahan yang demokratis dapat ditegakkan. Sebaliknya tanpa prinsip-prinsip tersebut, bentuk pemerintahan yang demokratis sulit ditegakan.

Perencanaan Individual


Definisi
Bantuan kepada konseli agar mampu merumuskan dan melakukan aktivitas yang berkaitan dengan perencanaan masa depan berdasarkan pemahaman akan kelebihan dan kekurangan dirinya, serta pemahaman akan peluang dan kesempatan yang tersedia di lingkungannya. Pemahaman konseli secara mendalam dengan segala karakteristiknya, penfsiran hasil asesmen, dan penyediaan informasi yang akurat sesuai dengan peluang dan potensi konseli amat diperlukan sehingga konseli dapat memilih dan mengambil keputusan dengan tepat dalam mengembangkan potensinya secara optimal. Kegiatan orientasi informasi, konseling individual, rujukan, kolaborasi, advokasi diperlukan dalam implemetasi pelayanan ini.
Tujuan
Perencanaan individual bertujuan untuk (1) Memiliki pemahaman tentang dirinya dan lingkungannya, (2) mampu merumuskan tujuan, perencanaan, atau pegelolaan terhadap perkembangan dirinya menyangkut berbagai aspek, (3) dapat melakukan kegiatan berdasarkan pemahaman, tujuan, dan rencana yang telah dirumuskan.
Isi layanan perencanaan individual adalah hal-hal yang menjadi kebutuhan konseli untuk memahami secara khusus tentag perkembangan dirinya sendiri. Dengan demikian meski pun perencanaan individual di tujukan untuk seluruh konseli, pelayanan yang diberikan lebih bersifat individual karena didasarkan atas perencanaan, tujuan, dan keputusan yng di tentukan oleh masing-masing konseli.
Focus pengembangan
Berkaian erat dengan pengembangan aspek akademik, meliputi memanfaatkan keterampilan belajar, melakukan pemilihan pendidikan lanjutan atau pilihan jurusan, memilih kursus atau pelajaran tambahan yang tepat, dan memahami nilai belajar sepanjang hayat; (2) karir, meliput: mengeksplorasi peluang-peluang karir, mengeksplorasi latihan-latihan pekerjaan, memahami kebutuhan untuk kebiasaan bekerja yang positif; dan (3)social pribadi meliputi konsep pengembangan diri yang positif dan pengembangan keterampilan social yang efektif


Pelayanan Responsive



Definisi
Pelayanan responsive mrupakanpemberianbantuankepadakonseli yang menghadapikebutuhandanmasalah yang memerlukanpertolongandengansegera, sebabjikatidaksegeradibantuakanmengganggutugas-tugasperkembangan,
Tujuan
Membantukonseli agar dapatmemenuhikebutuhannyadanmemecahkanmasalah yang dialaminyaataumembantukonseli yang mengalamihambatan, kegagalandalammencapaitugas-tugasperkembangannya. Tujuanpelayananinidapatjugadikemukakansebagaiupayauntukmengintervendimasalah-masalahataukepedulianpribadikonseli yang munculsegeradandirasakansaatitu. Hal tersebutberkenaandenganmasalah social pribadi, karir, danataumasalahpengembanganpendidikan.
Focus perkembangan
Bergantungkepadamasalahataukebutuhankonseli. Yang berkaitandengankeinginanuntukmemahamisesuatuhalkarenadipandangpentingbagiperkembangandirinyasecarapositif. Sepertikebutuhanmemperolehinformasiantara lain tentangpilihankarirdan program studi, sumber-sumberbelajar, bahayaobatterlarang, minumankeras, narkotika, pergaulanbebas.Masalahkonselipadaumumnyatidakmudahdiketahuisecaralangsungtetapidapat di pahamimelaluigejala-gejalaperilaku yang ditampilkannya. Masalah yang mugkindialamikonselingdiantaranya: (1)merasacemastentangmasadepan, (2) merasarendahdiri, (3) malasbelajar, (4) membolos.

Untukmemahamikebutuhandanmasalahkonselidapatditempuhdengancaraasesmendananalisisperkembangankonseli, denganmenggunakanberbagaiteknik, ITP, angketkonseli, wawancara, observasi, sosiometri, daftarhadirkonseli, leger, psikotesdandaftarmasalahkonselialatungkapmasalah (AUM)

Unsur-unsur pendidikan


1.      Pesertadidik
Cirikhaspesertadidik yang perludipahamiolehpendidikialah:
a)      Individu yang memilikipotensifisikdanpsikis yang khas, sehinggamerupakaninsan yang unik
b)      Individu yang sedangberkembang
c)      Individu yang membutuhkanbimbingan individual danperlakuanmanusiawi
d)     Individu yang memilikikemampuanuntukmandiri.
2.      Pendidik
Pendidikialah orang yang bertanggungjawabterhadappelaksanaanpendidikandengansasaranpesertadidik. Pesertadidikmengalamipendidikannyadalamtigalingkunganyaitulingkungankeluarga,lingkunganmasyarakat, danlingkungansekolah.
Sebabitu yang bertanggungjawabterhadappendidikanialah orang tua, guru, ,pemimpin program pembelajaran, latihan, danmasyarakat/organisasi.
3.      Interaksiedukatifantarapesertadidikdenganpendidik
Interaksiedukatifpadadasrnyaadalahkomunikasitimbalbalikantarpesertadidikdenganpendidik yang terarahkepadatujuanpendidikan.
Pencapaiantujuanpendidikansecara optimal ditempuhmelalui proses berkomunikasiintensifdenganmemanipulasiisi, metodesertaalat-alatpendidikan.
4.      Materi/isipendidikan
Dalamsistem pendidikansekolah, materitelahdiramudalamkurikulum yang akandisajikansebagaisaranapencapaiantujuan. Materiinimeliputimateriintimaupunmuatan local. Materiintibersifatnasional yang mengandungmisipengaendaliandanpersatuanbangsa. Sedangkanmuatan local misalnyaadalahmengembangkankebinekaankekayaanbudayasesuaidengankondisilingkungan, dengandemikianjiwadansemangatbhinekatunggalikadapatditumbuhkembangkan.
5.      konteks yang mempebngaruhipendidikan
a.      AlatdanMetode
Alatmelihatjenisyasedangkanmetodeefisiensidanefektifitasnya, alatdanmetodediartikansebagaisegalasesuatu yang dilakukanataudiadakandengansengajauntukmencapaitujuanpendidikan. Alatpendidikandibedakanatas yang preventifdankuratif.
Yang bersifatpreventif, yang bermaksudmencegahterjadihal-hal yang tidakdikehendakimisalnyalarangan, pembatasan.
Yang bersifatkuratif yang bermaksudmemperbaiki, misalnyaajakan, contoh
Ada beberapahal yang perludiperhatikanuntukmemilihdanmenggunakanalatpendidikan yang efektif, yaitu:
a)      Kesesuaiandengantujuan yang ingindicapai
b)      Kesesuaiandenganpesertadidik.
c)      Kesesuaiandengansipendidiksebagaipemikat.
d)     Kesesuaiansituasidankondisisaatdigunakannyaalattersebut.
Persyaratan-persyaratantersebutperludiperhatikan agar jangansampaisalah. Sebabpemakaianalatdanmetodemenjadikanpesertadidikfrustasidanmungkinsalaharah.
b.      Tepatperistiwabimbinganberlangsung (lingkunganpendidikan)

Lingkunganpendidikanbiasanyadisebuttripusatpendidikan.

TAUHID

A.      WAHDANIYAT  ALLAH
Menurut Ibn Taimiyah illah (Tuhan) adalah yang di puja penuh kecintaan hati, tunduk kepada-Nya, merendah di hadapan-Nya, takut dan mengharapkan-Nya, kepadan-Nya tempat berpasrah ketika berada dalam kesulitan, berdoa dan bertawakal kepada-Nya untuk kemaslahatan diri pada-Nya, meminta perlindungan diri pada-Nya, dan menimbulkan ketenangan saat mengingat-Nya dan terpaut cinta pada-Nya.
Berdasarkan definisi di atas, dapat di pahami bahwa “tuhan” itu bias berbentuk apa saja yang diperlukaan oleh manusia, seperti harta, tahta dan syahwat.
Inti ajaran agama islam adalah tauhid, mengesakan Allah dengan menegaskan sifat wahdaniyah: tiada sekutu bagi-Nya dan tidak ada yang semisal dengan-Nya. Ajaran tauhid tersebut bermuara pada sikap pasrah dalam ketundukan (ibadah), yang tulus (ikhlas) hanya kepada Allah dengan berpedoman kepada ajaran dan teladan rosulullah.
1.      Tauhid Rububiyyah
Tauhid rububiyyah berintikan pada penegasan atas ke Esa-an Allah dalam af’al-Nya (perbuatannya), dalam penciptaan dan pemeliharaan semesta.
Tauhid rubiyyah ini secara filosofis dapat menjadi landasan kosmologi islam.
Sebagai pandangan dunia, tauhid meliputi prinsip- perinsip berikut:
      Dualitas, realities meliputi dua kategori umum yaitu Tuhan (pencipta) dan bukan tuhan (ciptaan).
      Ideasionalitas, hubungan antara dua struktur realitas pada dasarnya bersifat ideasional.
      Teleologis, hakikat kosmos bersifat teleologis, yakni bertujuan, terencana atau didasarkan pada maksud- maksud tertentu sang pencipta.
2.      Tauhid Uluhiyah
Tauhid uluhiyah berintikan pada penegasan atau ke Esa-an Allah dalam Dzatnya atau ketuhannan-Nya dan dalam beribadah kepada-Nya, seperti dalam doa, nadzar, korban, berharap (raja), takut (kauf) dan tawakall.
Penjelasan diatas menggambarkan bahwa tauhid uluhiyah merupakan landasan teologi islam yang monotheistic.
3.      Tauhid Mulkiyah
Tauhid mulkiyah berintikan kepada ke Esa-an Allah dalam kekuasaan dan hukumannya.
B.      DZAT, ASMA, DAN SIFAT ALLAH
C.      KONSEKUENSI BERTAUHID
Meyakini Allah sebgai tuhan secara rububiyyah, mulkiyyah, dan uluhiyyah di tuntut pembuktiannya bukan sekedar secara lisan, tetapi pada sikap dan tindakan prilaku.
Lisan, sikap dan tindakan prilaku orang yang bertauhid bener-benar harus terjaga dari kesyirikan dan kemungkaran.
Macam-macam syirik:
1.      Syirik rububiyyah
2.      Syirik mulkiyah
3.      Syirik uluhiyyah.


sunah

Sunah secara etimologis berarti tradisi atau kebiasaan nabi. Sedangkan secara terminologis menurut para pakar ushul fikih sunah adalah segala yang diriwayatkan oleh nabi saw.
Sunah digolongkan menjadi tiga macam
1.       Sunah fi’liyah
Yaitu perbuatan yang dilakukan oleh nabi saw.misalnya mengenai tatacara shalat dan manasik haji.
2.       Sunah qouliyah
Ucapan nabi saw yang didenganr dan disampaikan oleh seorang atau beberapa orang sahabat kepada orang lain.
3.       Sunah taqririyah
Ucapan atau perbuatan sahabat yang dilakukan dihadapan atau sepengatahuan nabi muhamad SAW. Tetapi nabi hanya diam, tidak mencegahnya. Contoh kasus amr bin ash yang berada dalam keadaan junub dalam suatu malam yang dingin ia tidak sanggup mandi karena hawatir sakit. Lalu beliau hanya bertayamum.

As-sunah adalah sumber hokum islam ke dua setelah alquran. Apabila sunah tidak berfungsi sebagai hokum islam. Maka kaum muslimin akan menghadapi kesulitan-kesulitan dalam hal, cara brsolat, kadar dan ketentuan zakat, karena hal ini tidak di atur dalam al-quran.
Fungsi as-sunah
1)      Bayan tafsir wa taudhih yaitu memberikan penjelasan terhadap apa yang dikandung oleh redaksi ayat-ayat al-quran.
2)      Bayan ta’kid wa taqrir, menegaskan dan menguatkan hokum yang tersebut dalam al-quran.
3)      Itsbat/insya, menetapkan suatu hokum yang jelas tidak tersurat dalam al-quran.
Klasifikasi as-sunah
Ditinjau dari sedikit dan banyaknya rawi yang menjadi sumber berita, terbagi menjadi dua macam:
1)      Mutawatir, hadis yang diriwayatkan oleh banyak rawi yang tidak mungkin sepakat atau berdusta.
2)      Ahad, hadis yang diriwatkan oleh tiga orang/lebih tetapi belum mencapai derajat mutawatir. Hadis ahad terbagi menjadi tiga golongan, 1. Mashyur yaitu hadis yang diriwatkan oleh tiga orang/lebih. 2. Aziz hadis yang diriwatkan oleh dua orang rawi. 3.gharib, hadis yang diriwayatkan oleh satu orang rawi.
Sedangkan jika ditijau dari sisi kualitasnya
1)      Shahih, hadis yang diriwayatkan oleh rawi yang adil , dhabit, sanadnya bersambung, tidak berillat dan tidak janggal.
2)      Hasan, yaitu hadis yang memenuhi persyaratan hadis shahih, akan tetapi rawinya kurang dhabit.
3)      Dhaif, hadis yang tidak memenuhi persyaratan hasis
Shshih dan hadis hasan
4)      Maudhu, yaitu hadis palsu (hadis dhaif yang rawinya dusta).